Polisi Belum Tetapkan Tersangka Penyerangan Remaja di Deli Serdang

Sumut456 Views

Deli Serdang, MPOL : Kasus penyerangan seorang remaja di Deli Serdang oleh gerombolan bermotor, Polisi belum tetapkan tersangkanya

Pihak Kepolisian menyebutkan, laporan korban telah diterima namun kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikkan (mencari peristiwa pidananya).

Sedangkan fakta yang ditemui wartawan, luka yang dialami korban cukup jelas dan telah divisum, ada saksi, dan bersamaan telah terjadi keonaran dibeberapa tempat.


“Kasusnya masih kami selidiki, kan laporannya baru dua hari”, singkat Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol. I Kadek Hery Cahyadi, SIK, MH menyampaikan kepada Medan Pos, via WhatsApp, Sabtu (30/04).

Tidak dijelaskan secara rinci alasan pihak Satreskrim baru sebatas menyelidiki dan belum masuk tahap penyidikan untuk menetapkan siapa tersangka dalam kasus tersebut, namun sekilas alasannya laporan yang dibuat keluarga korban baru dua hari diterima Satreskrim.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Muhammad Mifta Fadil (17) warga Jl.Sei Blumei Hilir, Dusun-I Desa Dalu Sepuluh-A, Kec.Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, diserang gerombolan bermotor hingga Mifta mengalami luka sabetan arit tepat di belakang lututnya.

Korban diserang dengan tiba-tiba pada Minggu (24/04) sekira pukul 03.30Wib, saat Mifta bersama empat orang temannya selesai membangunkan warga sahur ramadhan di Masjid Jami’ Desa Dalu Sepuluh-A, tidak jauh dari kediaman korban.

Kepada awak media, korban mengaku mengenal salah-seorang dari gerombolan bermotor tersebut, dikatakannya, temannya itu yang membantu menghentikan penyerangan lantaran kenal dengan korban, yang dikenal merupakan warga Pasar VIII Desa Buntu Bedimbar, Tanjung Morawa.

Tidak hanya Mifta yang mengenal seseorang dalam gerombolan itu, di lokasi lain, sejumlah saksi juga melihat gerombolan bermotor itu melintas di Jl.Sei Blumei Hilir dan saksi-saksi ini juga kenal dengan beberapa orang dalam gerombolan itu, disebut juga berasal dari warga Desa Buntu Bedimbar, yang disinyalir berasal dari komunitas SL.

Public berharap, kesaksian-kesaksian ini yang mestinya menjadi langkah cepat pihak Kepolisian mengusut para pelaku dan untuk cepat ditangkap.

Sementara itu, prihal laporan korban ke kantor Polisi, pihak keluarga sudah sempat akan melaporkan pada hari kejadian itu juga, Minggu siang (24/04), namun setelah mengikuti tahap visum, korban masih terlihat terauma, laporan resmi dilanjutkan ke-esokan harinya.

Laporan Muhammad Mifta Fadil akhirnya resmi diterima Satreskrim Polresta Deli Serdang atas nama ayahnya, Suharto, sesuai nomor laporan, LP/B/225/IV/2022/SPKT/POLRESTA DELI SERDANG/ POLDA SUMATERA UTARA tanggal 28 April 2022. DS.08