Temu BEM, Kapolda Gorontalo Jelaskan Sistem Pengamanan Polri Hadapi Pemilu

REDAKSIPUBLIK.COM – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol gelar silaturahmi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Gorontalo, Jumat (20/23), di ruang Lobby Presisi Polda Gorontalo.

Adapun sejumlah BEM Universitas yang hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Universitas Ichsan Gorontalo Utara, IAIN Sultan Amai Gorontalo, BEM Universitas Bina Mandiri, Universitas Bina Taruna.

BEM Univesitas Negeri Gorontalo, Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo, Universitas Gorontalo, BEM Universitas Stikes Bhakti Nusantara, Universitas Politeknik Kesehatan, Universitas Muhamadiyah Gorontalo, dan BEM Universitas Pohuwato.

Dalam kesempatan itu Presiden BEM UN Man’uth Mustamir Ishak menyampaikan jika saat ini mereka tengah membahas beberapa isu Nasional diantara terkait putusan Mahkamah Konstitusi.

“Salah satu kajian kami yaitu putusan MK baru-baru ini,” kata Man’uth Mustamir Ishak.

Sementara itu Presiden BEM UMGo Farel Nofriyanto, meminta penjelasan Kapolda terkait dengan Program Pengamanan Polri menjelang Pemilu dan pasca hari Pemungutan Suara.

“Kami juga meminta agar Polri harus siap untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Farel.

Tidak hanya itu, Presiden BEM UNG Hendrawan Datukramat juga meminta penjelasan Kapolda terkait langkah Polda Gorontalo dalam mengembalikan kepercayaan Publik khususnya masyarakat Gorontalo.

“Kami juga berharap agar Kapolda Gorontalo dapat membangun kemitraan dengan Mahasiswa,” ungkap Hendrawan.

Terkait dengan sejumlah pertanyaan dari beberapa BEM, Kapolda Gorontalo menegaskan terkait putusan MK, jika ingin menyampaikan aspirasi, silahkan saja, namun dipastikan Polri dalam hal ini hanya sebatas mengamankan aktivitas dari pada mahasiswa jika ingin melakukan aksi unjuk rasa.

“Saya minta kepada rekan-rekan Mahasiswa dalam menyikapi perkembangan isu Nasional, agar dapat dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kapolda.

Sementara untuk pengamanan Pemilu, Kapolda mengatakan, salah satu caranya melalui penerapan cooling system. Adapun cooling system memiliki maksud untuk menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Semua tahapan kami terus ikuti dan pantau, dan disetiap tahapan itu sudah dipetakan potensi rawannya itu ada dimana, serta bagaimana bentuk pencegahannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Gorontalo menegaskan apresiasinya kepada pengurus BEM yang telah meluangkan waktu untuk gelaran silaturahmi.